Jumat, 31 Mei 2013 - 22:46:50 WIB
Facebook Bak Pisau Bermata Dua
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Opini - Dibaca: 1012 kali

Berbagai kasus kejahatan dan dampak negatif penggunaan facebook mulai mencuat ke permukaan. Diantaranya, beberapa kasus penculikan dan pemerkosaan yang berawal dari penggunaan facebook, kasus prostitusi lewat facebook, pencemaran nama baik, perdagangan anak, penipuan, pornografi, kejahatan seksual, dsb. Kasus-kasus tersebut memberi kesan situs jejaring sosial yang berujud facebook itu seolah-olah merupakan “makhluk” menyeramkan yang harus dijauhi. Benarkah demikian?

Berbagai kejahatan di dunia maya yang diderita oleh banyak facebooker, biasanya anak-anak dan remaja, awalnya mungkin tidak disadari bahwa kejahatan bisa terjadi di mana saja termasuk di dunia maya yang mewah itu. Tidak disadari bahwa perkembangan teknologi bisa disalahgunakan untuk praktek kejahatan konvensional dengan memanfaatkan kecanggihan teknologi baru tersebut.

Selain itu, sering pula tidak disadari bahwa di dunia maya ada aturan hukumnya sehingga tidak bisa semaunya sendiri menghina atau mencemarkan nama baik orang lain, atau tidak bisa seenaknya sendiri untuk melakukan tindakan-tindakan melawan hukum yang berlaku. Dampak kejahatan dunia maya bisa dirasakan di dunia nyata, walaupun awalnya tidak disadari adanya ancaman kejahatan itu di dunia maya.

Rendahnya tingkat kesadaran akan terjadinya kejahatan di dunia maya, menyebabkan rendahnya kewaspadaan dan kehati-hatian para faceboker. Rendahnya kewaspadaan ini semakin luas mengingat relasi dam interaksi yang tercipta melalui facebook bersifat artifisial menggunakan tulisan, simbol-simbol atau gambar-gambar. Hal ini memungkinkan lemahnya kepekaan emosi dan empati, serta kurang optimalnya kemampuan membaca kondisi dan situasi yang mengancam.

Kondisi pada tingkat kewaspadaan yang sangat rendah inilah sering dimanfaatkan oleh para facebooker lain yang berniat jahat untuk mulai menjalankan modus operasi aksi kejahatannya, semisal kejahatan penipuan atau kejahatan penculikan dll. Di sisi lain, karena kewaspadaan dan kehati-hatian yang rendah dalam mengupdate status atau dalam memberi coment terhadap status facebooker lain, seorang facebooker bisa menjelma penjadi si pelaku tindak pidana semisal tindak pidana pencemaran nama baik, penghinaan, dll.

Di samping kejahatan tersebut, disadari ataupun tidak, dampak negatif penggunaan facebook juga tidak kalah banyaknya. Diantaranya disalahgunakan oleh pihak-pihak yang memiliki niat yang tidak baik untuk melakukan prostitusi, penjualan anak, dan pornografi lewat facebook, dll.

Facebook juga dapat menyebabkan ketagihan. Dampak lanjutan dari rasa ketagihan ini antara lain semakin banyak waktu dan uang dihabiskan dalam aktivitas yang berhubungan dengan penggunaan facebook (misalnya, pembelian buku-buku tentang facebook, pembelian sarana untuk mengakses facebook, aktivitas online yang semakin lama, dll). Selain itu, aktivitas sosial yang penting, pekerjaan, tugas belajar atau rekreasional dikorbankan demi mengakses facebook.

Rasa ketagihan terhadap facebook juga menyebab penggunaan facebook tidak bisa terkontrol walaupun mengetahui bahwa masalah fisik, social, pekerjaan, atau psikologis ini semakin diperburuk karena penggunaan facebook tersebut seperti kurang tidur, kesulitan-kesulitan dalam rumah tangga, kelambatan untuk menempati janji, pengabaian tugas kerja, dll. Orang yang ketagihan facebook cenderung lebih tertarik terhadap hal-hal yang artificial dan cenderung menurun ketrampilan dan tingkat kemampuan interpersonal dengan lingkungan sosialnya.

Dalam hal kesehatan personal, facebook memberi dampak negative seperti tidur terganggu, kelelahan yang parah, penyalahgunaan stimulan untuk tetap fit, dan kurangnya olah raga. Penggunaan facebook yang berlebihan juga beresiko menyebabkan ketegangan punggung, ketegangan mata dll. Hal ini mengakibatkan peningkatan kesulitan menyelesaikan tugas pekerjaan, tidak cukup banyak waktu untuk belajar, dan tidak cukup tidur / istirahan sehingga sulit berkonsentrasi atau sulit memberi perhatian penuh perhatian, dll., sehingga prestasi belajar dan prestasi kerja tidak maksimal.

Selain dampak negatif, facebook juga memiliki manfaat yang banyak bagi para penggunanya. Diantaranya memenuhi rasa ingin tahu update status atau kabar-kabar baru yang sedang berkembang. Facebook juga memberi hiburan dengan membaca atau memberi coment yang lucu-lucu, memperluas pergaulan dan menghidupkan kembali jalinan pergaulan yang telah lama terputus.

Dengan facebook, para pengguna dapat mengakses, berbagi dan mempublikasikan informasi, pengetahuan, perasaan hati, data, opini, komentar, foto/gambar, video atau solusi atas persoalan yang tengah dihadapi. Facebook juga dapat dimanfaatkan untuk memberi dukungan politik atau untuk mengkampanyekan isu-isu sosial lainya. Selain itu, Facebook juga dapat dimanfaatkan untuk mensosialisasikan bisnis, merk baru, produk baru dll., sehingga dapat memperluas usaha bisnis.

Facebook memang bak pisau bermata dua. Manfaatnya sangat banyak, tapi dampak negatifnya juga tidak kalah besar. Dengan kontrol sosial, pengawasan, edukasi, regulasi, kewaspadaan, kehati-hatian, kedewasaan, kearifan dan sikap kritis diharapkan dampak negatif facebook dapat diminimalkan dan manfaatnya dapat dimaksimalkan.




0 Komentar :


Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)