Sabtu, 12 Juni 2013 - 22:46:50 WIB
Isyarat Mata
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Cuplikan Buku - Dibaca: 3017 kali

Mata biasanya dinyatakan sebagai jendela dari jiwa seseorang. Ia dapat menyatakan secara akurat sebagian besar sinyal komunikasi manusia, sesuai dengan gerakan bola mata secara bebas dan menjadi focus utama tubuh manusia.

Ketika seseorang senang, matanya akan melebar sebanyak empat kali. Sebaliknya, mata akan berubah menyerupai manic-manik ketika seseorang dalam keadaan marah atau curiga.

Perhatian konstan memiliki mata yang melebar, karena mereka berusaha tampak menarik dalam pandangan orang lain.

Pandangan terhadap kepribadian

Seseorang yang tidak jujur biasanya tidak sanggup bertemu tatapan mata dengan orang lain dalam jangka waktu yang lama, atau kalau tatapan tersebut mungkin untuk diukur, bisa saja kurang dari sepertiga waktu normal.

Seseorang yang memandang diri anda begitu menarik, menyenangkan atau cantik akan membalas tatap mata anda duapertiga kali lebih lama, dengan mata yang melebar.

Seseorang yang ingin menyampaikan tantangan non verbal dari sikap bermusuhan yang dimilikinya kepada anda akan membuat matanya berkerut dan melemparkan tatapan pada mata anda dalam waktu lama.

Selama proses negosiasi berlangsung, akan lebih bijaksana untuk menghindari hubungan dengan seseorang yang menggunakan kacamata gelap, karena anda tidak akan dapat membaca reaksi mereka. Anda juga tidak boleh mengenakannya, karena orang lain akan merasa bahwa anda menampakan kesan tidak membutuhkan mereka.

Adat-istiadat dalam budaya tertentu, seperti orang Jepang untuk lebih sering menatap leher daripada wajah, dapat dipandang sebagai pertimbangan sebelum pada akhirnya sampai pada beberapa kesimpulan.

Demikian pula, adalah penting untuk mencatat daerah wajah atau tubuh yang seringkali menjadi sasaran pandangan secara langsung, karena hal tersebut mempengauhi hasil dari sebuah hubungan.

Pandangan bisnis

Ketika berdiskusi tentang persoalan bisnis, bayangkanlah model segitiga wajah orang lain dan pertahankanlah pandangan anda secara langsung pada daerah tersebut untuk membangun iklim keseriusan yang diinginkan dalam bisnis tersebut. Selama pandangan anda tidak jatuh ke daerah di bawah mata lawan bisnis anda, anda akan mampu mempertahankan control interaksi tersebut.

Pandangan sosial

Untuk membangun atmosfir social, seseorang harus menjatuhkan pandangan orang lain di bawah daerah mata. Demikian pula, selama terjadi kontak social, seseorang yang menggunakan pandangan matanya harus terfokus pada daerah segitiga, dimana dalam kasus ini terdapat di antara mata dan mulut.

Pandangan intim

Pandangan intim terfokus di daerah antara kedua mata dan di bawah dagu serta melebar ke bagian tubuh yang lain. Saat anda berada di dekat dengan seseorang yang anda pandang, pandangan berkisar pada daerah segitiga antara mata dengan dada. Namun, ketika pertemuan terjadi pada jarak tertentu, pandangan berkisar pada daerah antara mata dengan kedua paha.

Seseorang yang bertanding dengan baik, biasanya lebih sering menggunakan model pandangan social daripada pandangan intim.

Pandangan sekilas menyamping

Model pandangan sekilas biasanya juga menunjukan minat atau juga permusuhan. Pandangan sekilas menyamping diiringi dengan alis mata terangkat sedikit atau sebuah senyuman menunjukan sebuah perhatian. Isyarat ini khusus digunakan sebagai sinyal saling kenal.

Ketika pandangan sekilas menyamping digabungkan dengan kerutan dahi atau tertariknya ujung mulut ke arah bawah, maka hal itu menunjukan rasa permusuhan, atau kecurigaan, atau sikap kritis.

Isyarat memejamkan mata

Isyarat ini adalah memejamkan salah satu mata selama beberapa saat, karena pelakunya berkeinginan untuk menghapus seseorang yang dipandanganya dari dalam hatinya.

1. Ketika seseorang mengalami kejenuhan, atau tidak senang kepada anda, atau merasa lebih superior daripada anda, maka dia akan menghalangi anda dari pandangannya dengan menutup kelopak matanya dan mengulang-ulang tindakannya itu selama beberapa saat.

2. Ketika seseorang merasa lebih superior daripada diri anda, maka kepalanya dimiringkan ke belakang dengan diiringi oleh mata terpejam, dimana dia menampilkan kesan kepada anda bahwa dia memandang rendah hidungnya dengan tatap matanya yang panjang.

3. Untuk mengambil posisi komunikasi yang efektif, seseorang butuh mendapatkan pendekatan baru dari isyarat memejamkan mata yang dapat memancarkan kesan negative.

Sumber: Body Language; Vijaya Kumar; hal:93-101






    0 Komentar :


    Isi Komentar :
    Nama :
    Website :
    Komentar
     
     (Masukkan 6 kode diatas)