Minggu, 16 Juni 2013 - 22:46:50 WIB
Membentuk Pola Tidur Bayi
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Cuplikan Buku - Dibaca: 2529 kali

Apa persamaan umum antara bayi yang baru dilahirkan dengan bintang music rock? Keduanya tidur sepanjang hari dan terjaga sepanjang malam; mereka selalu berteriak untuk mendapatkan perhatian; mereka terus-menerus minum; dan mereka harus diantarkan ke mana-mana. Memiliki seorang bayi itu menuntut kepastian, dengan huruf K besar. Memiliki bayi berarti memiliki tanggung jawab selama dua puluh empat jam dalam sehari, tujuh hari dalam seminggu, tanpa waktu libur untuk merasa bosan ataupun pergi berlibur, dan bahkan anda tidak bisa memperoleh pembebasan bersyarat karena telah berperilaku baik.

Sebagian besar bayi tidak mampu membedakan dengan jelas antara waktu malam dan waktu siang. Tidak ada yang bilang kepada bayi-bayi saya bahwa mereka semestinya tidur ketika hari gelap, kemudian terjaga dan mulai menyita perhatian setelah matahari bersinar. Semua buku memberitahukan anda bahwa bayi yang baru lahir akan tidur selama enam belas jam dalam sehari. Akan tetapi enam belas jam yang mana (dan sebagian besar waktu tidur bayi adalah kurang dari enam belas jam itu), adalah mirip seperti lotre : pilihlah enam belas jam yang mana saja dalam dua puluh empat jam.

Anda mungkin cukup beruntung apabila memiliki bayi yang tertidur pada pukul delapan malam dan terus tidur sepanjang malam itu, tetapi apabila anda tidak memiliki bayi yang seperti malaikat itu, maka anda harus mengambil LANGKAH-LANGKAH untuk MEMBENTUK POLA-POLA TIDUR yang BAGUS. Rencanakanlah hal ini untuk jangka panjang : pola-pola yang anda bangun sekarang ini akan sulit untuk diubah apabila kelak anak anda sudah dua. Kami pernah terjebak dalam kebiasaan buruk untuk selalu mengayun-ayunkan tempat tidur bayi untuk menidurkan anak kami yang sulung. Tidak akan menjadi masalah kalau saja bobot tubuhnya hanya tujuh pon, tetapi kalau bobotnya mendekati dua puluh pon, maka itu bukanlah lelucon. Pada suatu malam Mike tiba-tiba terbangun dan tersadar benar, dan betapa lamanya waktu yang dia lewati dalam kondisi yang membuatnya lelah itu. Itulah hari ketika kami kemudian memutuskan untuk mencari metode lain untuk menidurkan si bayi, metode lain yang tidak memerlukan latihan binaraga.

Apabila bayi anda adalah salah satu dari sekian ribu bayi yang terjaga pada waktu malam hari, berusahalah untuk membuat waktu makan di malam hari dan aktivitas-aktivitasnya menjadi sedemikian membosankan. Janganlah memberi mereka alasan untuk tetap terjaga. Cara terbaik adalah dengan tidak memberi dia mainan dan jangan pula bermain cilukba pada pukul 01.30 dini hari, bahkan dalam kondisi memaksa sekalipun, atau anda nantinya akan menjadikan itu sebagai kebiasaan.

Gendonglah bayi anda, suapi dia, ganti pakaiannya, timang-timanglah dia dengan sesedikit mungkin berbicara, dan letakkanlah dia kembali di tempat tidurnya sesegera mungkin. Banyak bayi yang tertidur ketika tengah disuapi, artinya bayi itu tidak pernah memiliki kesempatan untuk tidur atas kemauannya sendiri. Begitu bayi anda berusia tiga bulan atau sekitarnya, cobalah untuk meletakkan dia di tempat tidurnya pada saat dia sudah mulai mengantuk, ketimbang kalu dia sudah tertidur; biasakanlah dia untuk tidur atas kemauannya sendiri. Bayi-bayi yang usianya lebih besar seringkali menemukan kebiasaan yang membuat mereka senang dan yang bisa membantu mereka untuk tidur, tanpa ditimang-timang oleh anda. Kelambu, mainan yang lembut dan selimut dapat digunakan sebagai perangsang tidur.

Berikanlah bayi anda mainan lembut kesukaannya setiap kali anda meletakkan dia di tempat tidurnya supaya dia tidur dengan sendirinya. Sebagian anak senang menghisap jari mereka ataupun menghisap dot. Keuntungan besar dari hal ini adalah kita tidak perlu mengangkuti barang-barang yang berlebihan kesana-kemari hanya untuk membuat si bayi tidur. Cukup dengan menjaga barang-barang kesukaan si bayi, maka berkuranglah satu hal lagi yang mesti diingat-ingat untuk dijejalkan ke dalam tas ransel yang sudah robek di bagian jahitannya.

Sumber: Being a Mum, Janice Fixter, hal: 39-47






0 Komentar :


Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)