Selasa, 30 Juli 2013 - 21:46:50 WIB
In the Wrong Business???
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Cuplikan Buku - Dibaca: 1247 kali

Kebanyakan anda mungkin telah memutuskan usaha apa yang hendak dipilih. Yang lain mungkin masih mencari-cari jawabnya dari para konsultan. Baik telah membuat keputusan atau belum, ada baiknya untuk terus melanjutkan evaluasi diri anda.

Dimulai dengan membuat ikhtisar tentang latar belakang dan pengalaman anda. Termasuk di sini adalah pekerjaan, pendidikan, dan hobi. Lalu tulis apa yang kira-kira ingin anda lakukan. Apakah cocok dengan apa yang pernah anda lakukan? Akan sangat bermanfaat jika pengalaman dan ketrampilan yang telah anda miliki dapat diterapkan langsung dalam usaha baru anda. Apa yang kelak anda butuhkan? Apa yang dibutuhkan oleh calon pelanggan anda? Anda dapat menghasilkan uang dengan melakukan sesuatu hal yang tidak anda suka jika orang-orang mau mengeluarkan uang untuk itu. Sebaliknya, anda tidak akan pernah menghasilkan uang jika orang-orang tidak membutuhkan barang atau jasa anda, tak peduli betapa senang anda melakukannya.

Para ahli berkata, ada lebih banyak perusahaan gulung tikar karena mereka menjalankan usaha yang keliru (IN THE WRONG BUSINESS) dibanding karena mereka keliru dalam menjalankan usaha (DOING BUSINESS WRONG).

Baca, dengarkan kata-kata para pakar, bicara dengan pebisnis lain, coba tentukan di mana pertumbuhan akan terjadi. Kebanyakan usaha baru hanya dapat memperoleh pelanggan dengan mengambil mereka dari orang lain, atau dengan memikat orang-orang baru untuk masuk. Dengan kata lain, jangan membuka usaha konstruksi di komunitas yang populasinya menyusut, bahkan jika anda seorang kontraktor andal.

Sampai di sini, cobalah untuk memadukan latar belakang dan minat anda dengan apa yang menurut anda sedang dibutuhkan. Jika itu semua bisa padu, bagus sekali. Sekarang, yang perlu anda lakukan tinggal menemukan bagaimana cara menawarkan produk anda kepada konsumen dami uang mereka, lebih intens dibanding yang dilakukan pesaing-pesaing anda.

Jika kebutuhan dan latar belakang anda tidak cocok satu sama lain, jangat patah semangat. Berlatihlah dengan bekerja di perusahaan yang menyediakan produk atau jasa yang sedang dibutuhkan. Cari pekerjaan di perusahaan sukses dan terkelola dengan rapi, yang sejenis dengan bentuk usaha yang sedang anda pikirkan. Lalu serap sebanyak-banyaknya pengetahuan manajemen dari sana sembari anda mempelajari berbagai ketrampilan teknis.

Pendidikan juga dapat membantu. Meski mungkin tidak ada syarat-syarat edukasional tertentu untuk berwiraswasta, semakin banyak anda memperoleh pendidikan di jalur yang dimaksud, semakin lengkap anda.

Beberapa bidang usaha membutuhkan izin-izin, ijazah, bahkan gelar kesarjanaan tertentu. Memang akan sangat membantu jika anda pernah mengikuti kursus tentang pembukuan, penjualan, dan komunikasi. Tetapi ini tidak harus didapat dari perguruan tinggi atau sekolah lanjutan. Kursus-kursus ini bisa berasal dari program-program pendidikan umum atau semacamnya.

Apakah terdapat kebutuhan atas apa yang ingin anda jual atau ingin anda lakukan? Apakah anda siap memenuhi kebutuhan itu? Apakah anda punya minat di bidang tersebut? Apakah akan ada kontinuitas dan peningkatan kebutuhan atas barang atau jasa yang anda tawarkan?

Sumber : How to Start a Business, Ryan Allis, hal : 10-12






0 Komentar :


Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)