Kamis, 01 Agustus 2013 - 21:46:50 WIB
Franchisor and Franchisee
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Cuplikan Buku - Dibaca: 6104 kali

Sekarang adalah tahunnya waralaba atau yang kebanyakan orang menyebutnya dengan istilah franchise. Nistains Odop dalam bukunya Berbisnis Waralaba Murah mengibaratkan bisnis waralaba seperti kita memfotokopi satu kertas dan memperbanyaknya. Dalam bisnis waralaba ini kita ditawarkan untuk membeli sebuah system usaha yang sudah ada dan teruji operasionalnya.

Di sini anda akan merasakan sudah memiliki sebuah bisnis dengan nama yang terkenal, produk yang diminati masyarakat dengan resiko yang relative minim. Pengertian waralaba sendiri adalah pemberian sebuah lisensi usaha suatu pihak, perorangan atau perusahaan, kepada pihak lain sebagai penerima waralaba.

Dengan kata lain, waralaba adalah pengaturan bisnis dengan system pemberian hak pemakaian nama dagang oleh franchisor kepada pihak independen atau franchisee untuk menjual produk atau jasa sesuai dengan standarisasi kesepakatan untuk membuka usaha dengan menggunakan merk dagang atau nama dagang di bawah bendera mereka. Berikut ini beberapa nilai plus dan informasi untuk menjalankan waralaba.

Sebuah bisnis diwaralabakan karena sebelumnya telah berhasil mencuri perhatian pasar, mendapat kepercayaan dan bertumbuh. Artinya perusahaan ini telah memiliki nama atau brand yang sudah lekat dengan pasar. Ketika anda menjalankan bisnis waralaba, keuntungan tercepat yang dapat anda peroleh adalah promosi secara tidak langsung karena waralaba pada dasarnya merupakan usaha penjualan brand sebuah unit bisnis.

System operasionalnya telah distandarisasi dari franchisor. Anda tidak perlu pusing lagi dengan segal hal yang rumit tersebut. Mulai dari input, baik bahan baku atau infrastruktur, sampai dengan proses dan output dipandu oleh franchisor. Anda tinggal mengawasi saja agar semuanya berjalan sesuai prosedur. Namun, tidak semua bentuk kerja sama system waralaba seperti ini.

Dengan waralaba, anda ibarat melakukan start dari tengah lintasan atau memotong jalan, semua langkah awal memulai bisnis, dari penetrasi pasar sampai hal sepele lainnya, sudah terkonsep dan anda tinggal mengoperasikannya saja. Karena usaha ini sebelumnya telah teruji dan berhasil menaklukan pasar maka ketika anda jalankan pun persentase mendapatkan hasil yang sama menguntungkannya menjadi besar.

Dari sisi franchisor terdapat tiga fase dalam mewaralabakan usaha, yaitu Pertama, fase penyusunan system waralaba yang solid. Ini adalah fase penciptaan poin-poin penting diantaranya keunikan (differentiation) , keseragaman (uniformity) dan merk yang kuat (strong brand) .

Kedua, fase pemasaran waralaba. Dalam fase ini, ada beberapa hal yang harus diperhatikan, antara lain : benefit untuk franchisee, proposal atau perjanjian kontrak waralaba yang menarik dan strategi pemasaran yang tepat. Ketiga, fase pemeliharaan waralaba. Aktivitas-aktivitas penting yang dilakukan dalam fase ini adalah melakukan seleksi para calon franchisee, asistensi bagi para franchisee dan mengatasi masalah dengan franchisee.

Sumber : Rockin Ur Retail Business, Arif Rahman, hal : 220-221






0 Komentar :


Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)