Sabtu, 17 Agustus 2010 - 22:46:50 WIB
Neuroekonomi & Roda-Hambster
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Cuplikan Buku - Dibaca: 809 kali

Neuroekonomi akan membantu anda memahami jiwa investasi anda lebih baik dari sebelumnya. Anda mungkin mengira sudah mengerti anda itu termasuk jenis investor seperti apa, tapi ada kemungkinan anda keliru. Jika anda tidak kenal siapa diri anda maka Wall Street menjadi tempat yang mahal untuk ditemukan , kata Adam Smith dalam buku klasiknya The Money Game.

Selama bertahun-tahun, saya menjadi yakin bahwa hanya ada tiga jenis investor :

1. Mereka yang mengira dirinya jenius,
2. Mereka yang menganggap dirinya idiot, dan
3. Mereka yang tidak yakin siapa dirinya

Sebagai aturan umum, orang-orang yang merasa tidak yakin adalah satu-satunya yang benar.

Apabila anda berpikir anda adalah seorang jenius keuangan, hampir pasti anda lebih bodoh dari yang anda kira, dan anda harus memasung benak anda agar anda bisa mengekang usaha anda yang sia-sia untuk mengakali orang lain.

Jika anda menganggap diri anda seorang idiot keuangan, anda mungkin lebih pandai dari yang anda sadari, dan anda perlu melatih otak anda agar anda dapat mengerti bagaimana meraih kesuksesan sebagai investor.

Mengenali lebih dalam tentang siapa anda sebagai seorang investor dapat menciptakan keberuntungan bagi anda, atau mendatangkan keuntungan bagi anda. Itulah alasannya mengapa begitu penting untuk menguasai beberapa pelajaran dasar yang berasal dari neuroekonomi sebagai berikut :

Keuntungan atau kerugian moneter tidak hanya merupakan outcome keuangan atau psikologis, melainkan juga merupakan suatu perubahan biologis yang memiliki dampak fisik mendalam terhadap otak dan tubuh;

Aktivitas neural pada seseorang yang investasinya mendatangkan uang tidak dapat dibedakan dari aktivitas seseorang yang melayang karena kokain atau morfin;

Setelah dua kali pengulangan sebuah stimulus, seperti, misalkan saja, harga saham yang naik satu sen dolar dua kali berturut-turut, otak manusia secara otomatis, tak sadar, dan tak terkendali mengharapkan pengulangan yang ketiga.

Begitu orang-orang menarik kesimpulan bahwa return suatu investasi bisa diprediksi, otak mereka mengirim tanda bahaya jika pola yang tampak nyata itu putus.

Kerugian keuangan diproses dalam wilayah otak yang sama dengan yang merespons bahaya mematikan;

Mengantisipasi keuntungan, dan benar-benar menerimanya, diekspresikan dalam cara-cara yang seluruhnya berbeda dalam otak, yang membantu menjelaskan MENGAPA UANG TIDAK BISA MEMBELI KEBAHAGIAAN.

Memperkirakan kejadian baik dan buruk terkadang lebih intens dibandingkan mengalami-nya.

Kita semua tahu bahwa memecahkan masalah terasa sangat sulit hingga anda benar-benar memahami apa yang menjadi penyebabnya. Banyak investor memberitahu saya lebih selama bertahun-tahun bahwa penyebab frustasi terbesar mereka adalah ketidakmampuan mereka belajar dari kesalahan. Sebagaimana hamster dalam roda putar, semakin cepat mereka mengejar impian keuangannya, semakin cepat pula mereka menuju tidak kemana-mana.

Penemuan-penemuan terbaru dalam neuroekonomi menawarkan sebuah kesempatan nyata untuk melompat keluar dari rasa frustasi roda-hamster dan menemukan kedamaian financial dalam pikiran.

Dengan memungkinkan anda memahami otak investasi anda lebih baik dari sebelumnya, neuroekonomi dapat membantu anda : menentukan sasaran yang realistis dan dapat dicapai, mendatangkan imbalan yang lebih tinggi dan lebih aman, menjadi investor yang lebih sabar dan lebih tenang, memanfaatkan berita untuk menyaring suara-suara yang riuh rendah di pasar, mengukur batasan-batasan keahlian anda, meminimalkan kuantitas dan kualitas kesalahan, berhenti menyalahkan diri sendiri saat melakukan kesalahan, dan mengendalikan apa yang anda bisa dan melepaskan hal-hal yang lainnya.

Neuroekonomi menjangkau tidak hanya cara berpikir batiniah dalam otak investasi, tapi juga tentang makna menjadi manusia, denga seluruh kekuatan kita yang menakjubkan serta kelemahan-kelemahan kita yang memalukan. Tak masalah berapa banyak atau sedikit yang telah anda pahami tentang investasi, selalu ada lebih banyak lagi yang bisa dipelajari seputar batas keuangan terakhir : diri anda sendiri.

Sumber : Cara Kerja Menakjubkan Neuroekonomi, Jason Z, hal : 21-24






0 Komentar :


Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)