Jumat, 23 Agustus 2013 - 22:46:50 WIB
Riset Pasar Perlu Nyali
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Cuplikan Buku - Dibaca: 1768 kali

Riset pasar bagaikan mencelupkan jempol kaki anda ke laut sebelum mencebur, atau seperti berjingkat hati-hati pada permukaan air kolam yang membeku untuk menaksir apakah permukaan air yang membeku mampu menahan berat badan anda, atau bagaikan mencicipi secuil kue sebelum melahapnya, atau seperti melakukan test drive sebelum membeli sebuah mobil baru, atau mungkin bagaikan mencoba sepasang sepatu baru sebelum membelinya.

Untuk keperluan diri sendiri atau untuk keperluan yang lebih luas, melakukan riset semacam ini bisa membebaskan anda dari berbagai resiko, mulai dari kaki sakit karena sepatu terlalu sempit hingga mati kedinginan terjeblos karena menapak pada permukaan tipis kolam yang membeku.

Sekarang libatkan situasi bisnis anda. Riset pasar bisa terwujud dalam bentuk :

Pertama, mempelajari apakah situasi perekonomian suatu wilayah tertentu di masa mendatang akan cerah atau lesu, sebelum anda memutuskan membuka sebuah toko busana kelas atas;

Kedua, mengusahakan hak paten sebelum menanamkan sejumlah besar uang untuk menciptakan serta memproduksi sebuah mainan elektronik baru;

Ketiga, mencari tahu apakah tingkat harga tertentu terlalu mahal untuk sebuah boneka kelinci kain buatan sendiri sebelum membuatnya sebanyak empat lusin;

Keempat, membuat kalkulasi laba sebelum membuat dan memasarkan kartu ucapan selamat; atau

Kelima, meminta pendapat para pelanggan apakah mereka akan sudi minum kopi di sebuah kafe yang akan anda dirikan bersebelahan dengan toko anda.

Riset semacam ini bisa menghindarkan perusahaan anda dari berbagai masalah, mulai dari menyia-nyiakan waktu berbulan-bulan untuk menjahit boneka kelinci yang ternyata tidak laku sampai diseret ke meja hijau oleh pemegang hak paten yang penasaran.

Riset pasar akan membantu anda mengenali pelanggan dan pasar anda. Dan sekali mengenali pelanggan, anda akan berada dalam posisi terbaik untuk memenuhi beragam kebutuhan mereka, juga kebutuhan-kebutuhan anda sendiri.

Membidik target pemasaran tidak selalu menjamin anda dapat mengenai sasaran itu dengan tepat, tetapi paling tidak kemungkinannya lebih besar bagi anda untuk mengenai sasaran pemasaran daripada mengenai sebuah lubang di kaki anda atau celengan tempat anda menyimpan uang. Pendek kata, riset pasar adalah upaya yang anda lakukan sebelum menjalankan usaha anda sehingga anda dapat menghemat waktu serta uang anda.

Sebetulnya riset pasar sekedar proses mengajukan berbagai pertanyaan, atau menemukan informasi yang ada, mengenai pasar, pesaing, dan pelanggan potensial. Anda membutuhkan jawaban atas berbagai pertanyaan seperti : orang macam apa yang mungkin membeli produk saya? Cukupkah jumlah orang-orang seperti itu sehingga saya bisa menarik keuntungan? Bagaimana saya bisa menjangkau para pembeli potensial itu? Adakah orang lain yang sudah memenuhi kebutuhan-kebutuhan para pelanggan potensial saya?

Jawaban-jawaban (data) yang anda peroleh kemudian anda proses, anda analisis, lalu anda ubah menjadi informasi. Dari informasi ini, anda mengembangkan suatu strategi (atau rencana) untuk membangun perusahaan anda, memasarkan produk anda atau memenuhi apapun sasaran pemasaran yang anda tetapkan.

Hal tersulit mengenai riset pasar bukanlah menemukan atau memahami data, melainkan bahwa riset pasar bisa memporak-porandakan angan-angan. Riset pasar bisa menghancurkan ide-ide. Riset pasar bisa member itahu anda bahwa para pelanggan menganggap harga dua ratus ribu rupiah adalah harga yang semena-mena untuk sebuah tas biasa. Riset pasar bisa memberitahu anda bahwa sudut jalan tertentu itu adalah pilihan tempat yang bau busuk untuk membuka warung es krim anda. Riset pasar bisa memberitahu anda bahwa kaum wanita tidak akan membeli perangkat peralatan tertentu hanya karena kemasannya berwarna merah muda.

Tetapi jika anda menerima apa adanya, riset pasar bisa mengarahkan anda menuju usaha yang sukses, sekalipun itu berarti menghancurkan sebuah ide yang dijagokan. Untuk mendekati riset dengan semangat yang tepat, anda tidak boleh sekali-kali membiarkan pengetahuan memperkecil nyali anda. Semakin banyak informasi yang anda miliki, semakin banyak pula kesempatan yang bisa anda kenali, dan semakin baik pula kemampuan anda untuk mengevaluasinya.

Sumber : Look Before You Leap : Market Research Made Easy, Don Doman dkk., hal : 1-5






0 Komentar :


Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)