Jumat, 13 September 2013 - 22:46:50 WIB
Operasi Serangan Darat
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Cuplikan Buku - Dibaca: 10740 kali

Serangan Frontal

Serangan frontal adalah serangan yang secara langsung ditujukan kepada seluruh kelebaran garis depan kekuatan militer musuh. Dengan serangan frontal, penyerang bermaksud menggulung kekuatan pertahanan lawan sehingga tujuan serangan itu tercapai. Contoh : Perang Korea tahun 1950.

Serangan Melambung

Serangan melambung adalah serangan yang dilakukan dengan menggerakan pasukan penyerang mengitari salah satu lambung garis pertahanan musuh, kemudian menyerangnya di lambung tersebut sebagai titik berat serangan. Pada saat bersamaan, ada pasukan lain yang menyerang garis depan musuh secara ringan untuk melakukan penipuan, seakan-akan titik berat serangan tertuju ke garis depan. Serangan dapat juga dilakukan terhadap kedua lambung pertahanan musuh, dinamakan serangan lambung rangkap (double envelopment). Contoh : Perang Jerman melawan Inggris di Tobruk Afrika.

Serangan Melingkar

Serangan melingkar adalah serangan yang didahului maneuver atau gerakan ke bagian belakang pertahanan musuh dan kemudian menyerangnya dari belakang. Seperti dalam serangan melambung, ada penipuan dengan menggerakan pasukan seperlunya untuk menghadapi garis depan pertahanan musuh. Contoh : Jerman melawan Perancis dalam PD I.

Serangan Penetrasi

Serangan penetrasi adalah serangan dengan kekuatan utama pasukan lapis baja (tank) yang menembus pertahanan musuh dari depan pada titik tertentu, kemudian memanfaatkan lubang dalam pertahanan itu untuk menggerakan pasukan lapis baja menembus garis pertahanan musuh dengan cepat. Contoh : Serangan Jerman dalam PD II.

Serangan perembesan

Serangan perembesan adalah serangan yang menggerakan pasukan penyerang melalui lubang-lubang (gap) pertahanan musuh dalam kelompok-kelompok relative kecil, kemudian kelompok itu bergabung di tempat yang telah ditentukan di belakang daerah pertahanan musuh dan menyerang musuh dari belakang. Contoh : China melawan Amerika dalam Perang Korea.

Serangan Lintas Udara

Serangan lintas udara adalah serangan yang dilakukan dengan menerjunkan pasukan ditempat tertentu, biasanya di daerah belakang atau lambung pertahanan musuh, dan kemudian menyerang sasaran atau lambung pertahanan musuh, dan kemudian menyerang sasaran-sasaran vital dalam pertahanan musuh. Biasanya serangan ini merupakan serangan gabungan kekuatan darat dan udara. Contoh : Serangan AS dalam PD II.

Serangan Pendaratan Amfibi

Serangan pendaratan amfibi adalah serangan yang dilakukan dengan mendaratkan pasukan di pantai wilayah musuh untuk membangun tumpuan pantai sebagai pangkalan ofensif terhadap pertahanan musuh. Biasanya serangan ini merupakan gabungan kekuatan darat, laut dan udara. Contoh : Serangan Sekutu Barat di Pantai Normandie Perancis.

Serangan Dalam

Serangan dalam adalah serangan gabungan kekuatan darat dan kekuatan udara yang dilakukan dengan penembakan peluru kendali jauh ke dalam daerah pertahanan musuh, diikuti dengan serangan udara dan serangan pendaratan amfibi, dan dilanjutkan dengan serangan penetrasi serta serangan lintas udara. Contoh : Serangan Amerika dalam Perang Irak tahun 2003.

Sumber : Sivis Pacem Para Bellum, Sayidiman Suryohadiprojo, hal : 92-100






0 Komentar :


Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)