Minggu, 22 September 2013 - 22:46:50 WIB
Awasi Bank Dengan CAMEL
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Cuplikan Buku - Dibaca: 2855 kali

Prudential regulation dan pengawasan prudential merupakan konsep dan teknik untuk mengendalikan resiko yang timbul dari kegiatan bank, sehingga bisa diharapkan terwujudnya bank yang aman dan sehat, serta mendukung terciptanya keamanan dan kesehatan system perbankan.

Salah satu hasil nyatanya adalah penilaian terhadap sehat atau tidak sehatnya suatu bank. Di banyak Negara, penilaian tersebut dilakukan dengan pendekatan yang disebut CAMEL yaitu Capital, Assets, Management, Earning dan Liquidity.

Dengan pendekatan CAMEL tersebut, penilaian dilakukan secara kualitatif dan kuantitatif untuk memastikan apakah kualitas bank itu tergolong aman dan sehat, karena telah memenuhi syarat yang telah ditetapkan dalam prudential regulation dan pengawasan prudential.

Walaupun pendekatannya sama, yaitu CAMEL, formula penilaian yang digunakan dapat berbeda antara satu Negara dengan Negara lainnya. Adapun pendekatan CAMEL tersebut adalah :

1. Capital

Penilaian modal yang dimiliki bank adalah untuk memastikan kecukupan modal dan cadangan untuk memikul resiko yang mungkin timbul seperti resiko kredit, country and transfer risk, resiko pasar, resiko suku bunga, resiko likuiditas, resiko operasional, resiko hukum ataupun resiko reputasional. Modal merupakan benteng pertahanan bagi bank.

2. Asset

Penilaian asset adalah untuk memastikan kualitas asset yang dimiliki bank dan nilai riil dari asset tersebut. Kemerosotan kualitas dan nilai asset merupakan sumber erosi terbesar bagi modal bank.

3. Management

Penilaian management adalah untuk memastikan kualitas dan tingkat kedalaman penerapan prinsip manajemen bank yang sehat terutama yang terkait dengan manajemen resiko. Manajemen yang kompeten dan memiliki integritas yang tinggi merupakan ujung tombak atau pemeran terdepan dari pertahanan atas resiko bank. Proses management mengandung unsur penting seperti : purpose (tujuan, subordinated goal, dll), people ( SDM, staff, skill, dll), techniques (system, prosedur, teknologi, strategi, style dll), information, dan structure (struktur organisasi).

4. Earning

Penilaian earning adalah untuk memastikan efisiensi dan kualitas pendapatan bank secara benar dan akurat. Kelemahan dari segi pendapatan riil merupakan indicator terhadap potensi masalah bank.

5. Liquiditas

Penilaian likuiditas adalah untuk memastikan dilaksanakannya manajemen asset dan liabilitas dalam menentukan dan menyediakan likuiditas yang cukup serta mengurangi exposure yang sensitive terhadap resiko suku bunga. Kelemahan dari segi likuiditas merupakan indicator terhadap ancaman bagi bank yang paling cepat dapat diketahui.

Bila kekurangan likuiditas tersebut disebabkan oleh kesenjangan pendanaan jangka pendek dan sementara, tidak terlalu berbahaya, sebab dapat diimbangi dengan pinjaman di pasar uang atau bank sentral. Namun, jika kesulitan tersebut bersumber dari factor yang fundamental, seperti rendahnya kualitas asset, rendahnya sumber pendapatan, atau berakar pada insolvensi, persoalannya menjadi sangat serius.

Sumber : Dasar dan Prinsip Pengawasan Bank, Permadi Gandapradja, Penerbit Gramedia






0 Komentar :


Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)