Minggu, 22 September 2013 - 22:46:50 WIB
Sifat Dasar Properti
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Cuplikan Buku - Dibaca: 3398 kali

Setiap bidang tanah realestat bersifat unik dan karenanya memerlukan analisis investasi tersendiri tentang atribut-atribut lokasinya yang spesifik. Tetapi, semua property real mempunyai karakteristik umum yang berdampak pada nilainya. Karakteristik ini mencakup ketidakbergerakan, berumu panjang, kepermanenan, resiko dan segmentasi pasarnya.

Ketidakbergerakan atau fixity. Realestate bersifat tetap dalam suatu lokasi, yang membatasi ruang lingkup kemampuannya untuk dipasarkan. Sebagai akibat fixity ini, nilai realestate dipengaruhi oleh aktivitas-aktivitas politik, ekonomi, dan demografi yang terjadi di sekitarnya.

Berumur panjang atau longevity. Realestate umumnya dianggap sebuah investasi jangka panjang, karena peningkatannya yang berlangsung lama dan lahannya yang permanen. Kualitas umur panjang ini memungkinkan para pemodal untuk memperkirakan, dengan tingkat keandalan tertentu, nilai sekarang dari suatu arus penghasilan masa depan dari property mereka.

Kepermanenan atau permanence. Kepermanenan realestate membentuk dasar amortisasi penjaminan utang berjangka panjang. Investasi pada realestate biasanya melibatkan jumlah uang yang relative besar dan sangat padat modal, yang memerlukan manajemen financial yang rumit. Kerumitan ini, pada gilirannya memerlukan keahlian para pengacara, akuntan, pialing, manajer property, konsultan realestate dan spesialis lainnya.

Resiko atau risk. Investasi realestate adalah suatu upaya yang relative beresiko tinggi yang menggambarkan ketidakpastian sebuah pasar yang agak sulit diprediksi. Beberapa resiko itu mencakup : resiko bisnis, resiko financial dan resiko tanggung gugat.

Resiko bisnis meliputi kemampuan untuk mendapatkan dan mempertahankan penyewa, potensi berkembangnya kompetisi, resiko berubahnya selera konsumen dan bahaya meningkatnya biaya operasi. Resiko financial meliputi tingkat suku bunga yang berpotensi naik, kekurangan pendanaan, potensi penyitaan jaminan, dan bahaya penjaminan pribadi. Sementara resiko tanggunggugat meliputi kemungkinan pencemaran lingkungan, kemungkinan berubahnya peraturan pemerintah, resiko pembatasan social yang dikenakan oleh kelompok lingkungan sekitar.

Karakteristik realestate lainnya adalah segmentasi pasar. Realestate dapat disegmentasi berdasarkan jenis produk (rumah, apartment, gedung komersial seperti perkantoran, pertokoan, pusat perbelanjaan; bangunan industry, realestate khusus seperti kawasan rumah mobil dll.), kualitas dan atau lokasi geografisnya.

Sumber : Pokok-pokok Sukses Investasi Realestate, David Sirota, hal : 3-4






0 Komentar :


Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)