Kamis, 26 September 2013 - 22:46:50 WIB
Urgensi Rating Obligasi
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Cuplikan Buku - Dibaca: 10578 kali

Obligasi sebagai salah satu produk investasi, selain memberikan keuntungan juga berpotensi menimbulkan kerugian atas investasi tersebut. Untuk mengurangi resiko tersebut diperlukan pihak ketiga sebagai penyedia informasi tentang kinerja keuangan, manajemen, bisnis, dan kondisi industry emiten obligasi tersebut. Pihak institusi yang memberikan evaluasi dan penilaian atas kinerja emiten tersebut biasanya disebut Lembaga Pemeringkat (rating company).

Tujuan utama proses rating adalah memberikan informasi akurat mengenai kinerja keuangan, posisi bisnis industry penerbit obligasi dalam bentuk peringkat kepada calon investor. Selain itu, manfaat umum dari proses rating adalah :

Pertama, System informasi keterbukaan pasar menyangkut berbagai produk obligasi (penerbit, kepemilikan, suku bunga, jaminan, pelunasan, callability, convertible, lokasi penerbitan) sehingga akan menyehatkan pasar obligasi.
Kedua, Efisiensi biaya. Hasil rating yang bagus biasanya memberikan keuntungan, yaitu menghindari kewajiban persyaratan keuangan yang biasanya memberatkan perusahaan seperti penyediaan singking fund, ataupun jaminan asset.
Ketiga, menentukan besarnya coupon, semakin bagus rating cenderung semakin rendah nilai kupon begitu pula sebaliknya.
Keempat, memberikan informasi yang obyektif dan independen menyangkut kemampuan pembayaran utang, tingkat resiko investasi yang timbul, serta jenis dan tingkatan utang tersebut.
Kelima, mampu menggambarkan kondisi pasar obligasi dan kondisi ekonomi pada umumnya.

Manfaat rating obligasi bagi investor

Pertama, informasi resiko investasi. Tujuan utama investasi adalah untuk meminimalkan resiko serta mendapatkan keuntungan yang maksimal. Oleh karena itu, dengan adanya peringkat obligasi diharapkan informasi resiko (credit risk, maturity risk, inflation risk, interest rate risk, liquidity risk, foreign currency risk, reinvestment rate risk, dan call risk) dapat diketahui lebih jelas posisinya.
Kedua, rekomendasi investasi. Investor akan dengan mudah mengambil keputusan investasi berdasarkan hasil peringkat kinerja emiten obligasi tersebut. Dengan demikian investor dapat melakukan strategi investasi akan membeli atau menjual sesuai perencanaannya.
Ketiga, perbandingan. Hasil rating akan dijadikan patokan dalam membandingkan obligasi yang satu dengan yang lain, serta membandingkan struktur yang lain seperti suku bunga dan metode penjaminannya.

Manfaat rating obligasi bagi emiten

Pertama, informasi posisi bisnis. Pihak emiten akan dapat mengetahui posisi bisnis dan kinerja usahanya dibandingkan dengan perusahaan sejenis lainnya.
Kedua, menentukan struktur obligasi. Setelah diketahui keunggulan dan kelemahan manajemen, bisa ditentukan beberapa syarat atau struktur obligasi yang meliputi tingkat suku bunga, principal, jenis obligasi, harga obligasi, par obligasi, jangka waktu jatuh tempo, jumlah emisi obligasi serta berbagai struktur pendukung lainnya.
Ketiga, mendukung kinerja. Apabila emiten mendapatkan rating yang cukup bagus maka kewajiban menyediakan singking fund atau jaminan kredit bisa dijadikan pilihan alternative.
Keempat, alat pemasaran. Dengan mendapatkan rating yang bagus, daya tarik perusahaan di mata investor bisa meningkat.
Kelima, menjaga kepercayaan investor. Hasil rating yang independen akan membuat investor merasa lebih aman, sehingga kepercayaan investor bisa terjaga.

Sumber : Panduan Investasi Obligasi, Sapto Raharjo, Penerbit Gramedia, hal : 99-101






0 Komentar :


Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)