Kamis, 17 Oktober 2013 - 22:46:50 WIB
Penyalahgunaan Diri
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Cuplikan Buku - Dibaca: 5665 kali

Dalam menghadapi masalah ketagihan obat-obatan yang mendunia, manusia telah mengembangkan dan terus mengembangkan sebuah KEBIASAAN PEMIKIRAN META NEGATIF yang sangat berbahaya. Kebiasaan ini berputar di sekitar konsep PENYALAHGUNAAN.

Seseorang yang menggunakan obat adiktif terlarang diberi label penyalahguna obat. Penggunaan obat dapat diberi label penyalahgunaan obat. Dunia kedokteran, pekerja social, politikus, dan guru telah berbaris melawan kutukan global ini.

Moral mereka memang benar. Namun pemikiran mereka keliru dan membahayakan.

Istilah PENYALAHGUNAAN OBAT memperbolehkan para penyalahguna dengan aman tidak terlibat di dalam penjelasan kegiatannya, obatlah yang disalahkan, bukan penggunanya. Siapa peduli jika anda membariskan sampel heroin, crack, atau kokain dan meludahi serta menyumpahinya.

Jika istilahnya diubah menjadi MENYALAHGUNAKAN DIRI DENGAN OBAT-OBATAN maka pola pikir dan reaksi emosional pengguna maupun masyarakat akan berubah. Situasi akan dilihat dengan lebih realistic. Hal ini akan lebih terwujud jika setiap orang menyadari betapa ajaibnya tubuh dan otak yang menjadi obyek dan subyek penyalahgunaan tadi.

Sebuah pemikiran berbahaya lain yang berkaitan dengan obat-obatan adalah ungkapan yang semakin popular berbentuk SEKALI ANDA PEROKOK ANDA TETAP SEORANG PEROKOK, atau SEKALI ANDA PECANDU ANDA TETAP SEORANG PECANDU, dan sebagainya.

Kebiasaan pemikiran meta negative ini menyakitkan hati dan tidak benar, kebiasaan ini bukan kebenaran. Kebenarannya adalah bahwa seorang pecandu alcohol yang berhenti minum adalah seorang bukan pecandu alcohol yang mempunyai kemungkinan besar, secara jasmani dan psikologis, untuk minum alcohol.

Jika setiap orang mengetahui hal ini, maka perokok atau pecandu alcohol yang sudah sembuh, yang mengalami kemunduran sementara, tidak akan jatuh di dalam penderitaan penyalahgunaan diri, kekalahan, dan keputusasaan, sebagaimana yang sering terjadi. Mereka menyadari bahwa mereka sedang mengalami peristiwa sementara yang menjauhkan mereka dari tujuan semula. Pemikiran ini akan mempermudah mereka untuk kembali ke jalan yang sehat.

Sumber : Head Strong, Tony Buzan, Penerbit Gramedia, hal : 230-231






0 Komentar :


Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)