Sabtu, 26 Oktober 2013 - 22:46:50 WIB
Perang Melumrahkan Kegilaan
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Cuplikan Buku - Dibaca: 14229 kali

Sebagai seorang buddhis yang mengikuti filosofi guru Jepang Nichiren dari abad ke 13 dan teladan yang telah dituntunkan oleh Josei Toda, saya (Daisaku Ikeda) amat yakin bahwa tidak seorang pun dapat merasakan kebahagiaan atau ketentraman sejati sebelum kita dapat memalingkan umat manusia dari obsesinya terhadap perang.

Perang telah menahan banyak umat manusia dalam cengkeraman yang kuat sepanjang sejarah. Perang adalah sumber dari segala kekejian. Perang melumrahkan berbagai kegilaan yang tanpa ragu-ragu akan menghancurkan umat manusia ibarat memusnahkan serangga serta menceraiberaikan manusia dan kemanusiaan sampai yang tersisa hanyalah serpihan-serpihan, menghasilkan arus pengungsi yang tiada henti. Perang juga tanpa ampun lagi merusak lingkungan hidup kita.

Kita sudah membayar sangat mahal untuk mendapatkan pelajaran bahwa tidak ada yang lebih tragis dan lebih kejam ketimbang perang. Prioritas pertama dalam kewajiban kita terhadap anak-anak adalah membuka jalur yang jelas dan andal menuju perdamaian abad ke 21.

Tujuh jalur menuju perdamaian adalah

1. Jalur penguasaan diri,
2. Jalur dialog dan toleransi,
3. Jalur komunitas
4. Jalur Kebudayaan
5. Jalur bangsa-bangsa
6. Jalur kesadaran global
7. Jalur pelucutan senjata

Sumber : Demi Perdamaian, Daisaku Ikeda, Penerbit BIP, hal : 11






0 Komentar :


Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)