Selasa, 07 Mei 2014 - 00:00:13 WIB
Filsafat Jurnalistik
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Cuplikan Buku - Dibaca: 276182 kali

Filsafat sebenarnya sangat erat kaitannya dengan jurnalistik. Filsafat jurnalistik mencari kebenaran berdasarkan pemikiran rasional yang diawali pertanyaan-pertanyaan logis. Melalui pertanyaan-pertanyaan itu filsafat dan jurnalistik selalu berupaya mencari kebenaran. Oleh karena itu, filsafat dan ilmu jurnalistik bagaikan sahabat lama yang kini dipersandingkan kembali dan sulit dipisahkan. Filsafat dipertemukan dengan jurnalistik tanpa mengurangi makna jurnalistik itu sendiri.

Pertemuan ini diprediksi akan memberi makna ganda dan sangat berarti bagi perkembangan jurnalistik, terutama dalam menyampaikan informasi kepada public sesuai dengan hati nurani dan aturan yang berlaku di negeri ini.

Dilihat dari proses kelahiran filsafat sebagai bagian dari kebudayaan yang amat menakjubkan, maka ilmu jurnalistik yang mengedepankan pertanyaan dalam setiap mencari kebenaran justru memberi nuansa kedekatan dengan filsafat. Filsafat dalam berbagai penyelidikannya selalu mempertanyakan hakikat segala sesuatu yang terkait dengan persoalan tertentu, demikian juga dengan jurnalistik. Jurnalistik berupaya mencari tahu segala sesuatu sebagai upaya menghimpun dan menyebarluaskannya melalui media massa secara cepat, benar dan akurat. Sementara filsafat memfokuskan penyelidikan mendalam, akurat berdasarkan sistematika dan metodologi, akan tetapi tidak segera dipublikasikan.

Sumber : Jurnalisme Modern; Saidulkarnain Ishak; ElexMedia; hal : 189-190






0 Komentar :


Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)